Senin, 02 Januari 2012

DAUR HIDUP PRODUK



DAUR HIDUP PRODUK

A.   Peranan Daur Hidup Produk dalam Strategi Pemasaran

Daur hidup produk  memberikan indikasi tentang perkembangan suatu produk yang dapat diterima oleh konsumen. Ukuran yang menunjukkan perkembangan tersebut adalah tingkat penjualan produk, disamping juga tingkat keuntungan. Daur hidup produk yang dapat dilalui oleh suatu produk secara normal meliputi empat tahap, yaitu :
1.     Tahap Perkenalan
2.     Tahap Pertumbuhan
3.     Tahap Kedewasaan
4.     Tahap Kemunduran
Atas dasar kondisi pada masing-masing tahap tersebut perusahaan dapat menyusun strategi pemasaran yang sesuai. Perbedaan setiap tahap dalam daur hidup produk itu memerlukan strategi pemasaran yang berbeda pula. Strategi pemasaran yang dikembangkan didasarkan pada variabel bauran pemasaran dengan penekanan khusus pada salah satu variabel tertentu. Pada tahap perkenalan lebih diutamakan promosi, pada tahap pertumbuhan lebih diutamakan distribusi, pada tahap kedewasaan lebih diutamakan harga, dan pada tahap kemunduran lebih diutamakan pengurangan biaya.

1.   Tahap Perkenalan

Pada tahap ini, barang mulai dipasarkan dalam jumlah yang besar walaupun volume penjualannya belum tinggi. Barang yang dijual umumnya barang baru ( benar-benar baru) karena masih berada pada tahap permulaan, biasanya ongkos yang dikeluarkan tinggi terutama biaya periklanan. Promosi yang dilakukan memang harus agfesif dan menitikbertkan pada merek penjual. Disamping itu distribusi tersebut terbatas dan laba yang diperoleh masih rendah.

2.   Tahap Pertumbuhan

Dalam tahap pertumbuhan ini, penjualan dan laba akan meningkat dengan cepat. Karena permintaan sudah sangat meningkat dan masyarakat sudah  memasuki pangsa pasar sehingga persaingan menjadi lebih ketat. Cara lain yang dapat dilakukan untuk memperluas dan meningkatkan distribusinya adalah dengan menurunkan harga jualnya.

3.   Tahap Kedewasaan

Pada tahap kedewasaan ini kita dapat melihat bahwa penjulan masih meningkat dan pada tahap berikutnya tetap. Dalam tahap ini, laba rodusen maupun laba pengecer mulai turun. Persaingan harga menjadi sangat tajam sehingga perusahaan perlu memperkenalkan produknya dengan model baru. Pada tahap kedewasaan ini , usaha periklanan biasanya mulai ditingkatkan lagi untuk menghadapi persaingan.


4.   Tahap Kemunduran

Hampir semua jenis barang yang dihasilkan oleh perusahaan selalu mengalami kekunoan dan keusangan dan harus diganti dengan barang yang baru. Dalam tahap ini, barang baru harus sudah dipasarkan untuk menggantikan barang yang lama yang sudah kuno. Meskipun jumlah pesaing sudah berkurang tetapi pengawasan biaya menjadi sangat penting karena permintaan sudah jauh menurun. Apabila barang yang lama tidak segera ditinggalkan tanpa mengganti dengan dengan barang yang baru, maka perusahaan hanya dapat beroperasi pada pasar tertentu yang sangat terbatas.
Alternatif-alternatif yang dapat dilakukan oleh manajemen pada saat penjualan menurun antara lain :
·        Memperbarui barang (dalam arti fungsinya)
·        Meninjau kembali dan memperbaiki program pemasaraan serta program produksinya agar lebih efisien
·        Menghilangkan ukuran, warna, dan model yang kurang baik
·        Menghilangkan sebagian jenis barang untuk mencapai laba optimum pada barang yang sudah ada
·        Meninggalkan sama sekali barang tersebut
·        Mengurangi biaya produk


SUMBER :CAI.ELEARNING.GUNADARMA.AC.ID/WEBBASEDMEDIA
WWW.GOOGLE.COM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar